Kamis, 22 Desember 2011

Puisi Imajiner Buatmu!

Parasmu bersembunyi dalam bayangan
Dituntun penasaran,
kunyalakan suluh pencarian
Walau dalam kegelapan,
ku menangkap tersirat kegalauan,
yang terpolarisasi kegetiran,
sekaligus binar-binar kemarahan,
yang lama rapi tersimpan
Belum lama kita berkawan,
Masih banyak tantangan,
sekelumit hambatan,
aneka rintangan,
rinai-rinai kesulitan,
dalam goresan kehidupan
Bagaimana dengan Tuhan?
Seperti katamu, kita adalah boneka mainan
yang diaturnya bagai dalam pewayangan
Rintih cengengan,
air mata tangisan,
tak menyelesaikan persoalan
Bahkan pekik perlawanan,
gema teriakan,
atau arakan pergerakan,
pun bakal jadi sekedar bualan,
kalau tak dipraksiskan
Sampai nanti dalam perjumpaan,
perbincangan ini kan kita teruskan!


*******
Dante Che, 9/12/2011

Tidak ada komentar:

Posting Komentar