Semburat lembayung bukit sasa
rumah kaca kisah laskar berkhmawan
Malanuza sampai Mangulewa
Wogo hingga Dolupore
kabut abadi senantiasa membayangi
Ada kesunyian di tengah keramaian
kampung Toda dan Belu, syahdu
bercokol pula bukit wolo sasa
candradimuka laku tapa berkhmawan
Setapak langkah berjalan, tampak
membakar semangat menggalang cita, tapak
menjadikan berkhmawan kumbara iman, menapak
sampai kelak berkhmawan tetap berkhmawan, lapak
Jauh dari hingar bingar keramaian, syahdu
berkumpullah bocah-bocah polos, lugu
ada kisah senandung alunan hati, haru-biru
coba mengelak arus zaman, kalbu
Kisah tunas muda mencari identitas
belajar miskin dan bijaksana
menanti seteguk air dan segenggam nasi
demi jasad diri dalam diary usang hidup ini
Tatkala gejolak kalbu mendamba kebebasan
dengan kerja dan doa penuh abdi
demi suci lahir batin
terpatri dalam hati
lembah sunyi Todabelu selalu abadi!
---Mawar putih mekar berseri, berselimut kabut di lembah, Todabelu jaya selamanya. Selamat memasuki masa Adventus buat para seminaris, alumni, dan umat Katholik di seluruh dunia! Immanuel, God Bless Us!---
*******
Dante Che, 29/11/2011
Tidak ada komentar:
Posting Komentar