Punya dua wajah tanpa bentuk
Kawan terbaik sekaligus musuh terburuk
Tak peduli disemat terkutuk
Tenang menarik pelatuk
Janganlah menabuh genderang
Bukanlah menang pertempuran, tapi perang
Cukup kukuh saja dan tak gamang
Syarat menjadi pemenang
Pagiku ditemani napak tilas Don Pablo
Kau masih tetap dalam kesyahduan Rosario
Seperti dahulu dalam selimut kabut Mataloko
Bagai konspirasi Consigliere dan Don Vito
Myrmidon dari semut
Selalu berulang kau sebut
Selalu berulang pula tak kusahut
Kita sama-sama tahu, di situlah tertaut
Bersua lewat rangkaian sandi
Menjaga asas kesetiaan pada janji
Telah jauh dititi
Akankah ini abadi?
Lonceng gereja ditabuh, diiringi gema adzan subuh,
Amando Dante, Odiando Che!
*******
Dante Che, 14/12/2011
Tidak ada komentar:
Posting Komentar