Kini hujan menghiasi cakrawala
Kau memintaku mematrinya dalam aksara
Asmakah kau, kubertanya
Hanya alergi saja, begitu kau menyela
Mengapa?
Hujan mengingatkan akan suatu masa
Kisah dua orang anak manusia
Yang sama-sama merajut asa
Sama-sama pula mengidap asma
Berkobar-kobar menantang bahaya
Walau sekarang hanya tinggal kata-kata
Kau orang baik dan bijaksana
Judesmu adalah ungkapan canda ria
Karena hidup adalah mencari bahagia
Penarik tawa yang menurutmu mahal harga
Sajak ini jauh dari keadaan sebenarnya
Walau dikemas dalam bingkai realita
Sebab tak cukup hanya kata-kata
Hendaknya diuji dalam praksis nyata
Bagai hujan membersihkan langit senja
Menenteramkan hati para kawula
Kadang-kadang malah muncul bianglala
Bagi yang piket, selamat bekerja!
*******
Dante Che, 23/12/2011
Tidak ada komentar:
Posting Komentar