Jumat, 26 Agustus 2011

Corat-Coret!

Mari kita pergi,

Nabi sang fajar yang menyala di atas jalan-jalan sunyi,
untuk membebaskan pulau yang kau cintai…

Tentu tanpa bermaksud mengurangi kemuliaan dan keagungan berbagai wejangan dan nyanyian leluhur, dengan mengutip sebait lagu yang pernah disenandungkan oleh seorang pembebas dari Latin, Che Guevara.                                                                                                                                                       
Sebuah bait yang sarat agitatif bahkan bisa disebut provokatif, sebagaimana tuduhan kaum moderat. Sebait lagu yang menantang kita untuk berani memilih jalan-jalan sunyi, jalan yang penuh suka-duka untuk membebaskan diri dari kekangan zaman yang ditandai dengan kuatnya hegemoni modal mencengkeram dan masih bercokolnya warisan-warisan feodalisme; sembari mengintip peluang menarik gorden menyambut fajar masa depan.                                                                                                            
Kocap kacarita, memilih meniti jalan sunyi berarti berlayar melawan arus logika mainstream dan tetek bengek konstruksi sosial lainnya.
Dan di baris terakhir, ditandaskan; “untuk membebaskan pulau yang kau cintai”, membebaskan manusia memacu dan mengembangkan individualitasnya di tengah situasi ekonomi politik yang menistakan manusia.

Manusia, demikianlah empunya harkat dan martabat, lahir dan berjalan melintasi padang gurun kehidupan, sekian jauh berjalan berikut temuan-temuan oase maupun ilusi-ilusi fatamorgananya.
Namun, satu hal yang pasti, sejarah tergurat padanya. Dan Victor Hugo seperti punya mata ketiga. Fantasinya yang berbicara nun jauh di masa yang lampau, tiba-tiba hidup hari ini, di atas pembantaian harkat dan martabat manusia yang telah menjadi sebuah seni.
Demikianlah, seperti yang Moliere kisahkan dalam karyanya berjudul Le Misanthrope, tentang kebencian seorang tokoh, Alceste, terhadap apa yang disebut ‘kemunafikan’, terhadap pembantaian harkat dan martabat manusia yang telah menjadi sebuah seni. Saking radikalnya Alceste, sampai-sampai ia memutuskan untuk hengkang dari dunia, yang olehnya dipandang sebagai tempat penuh kemunafikan.

Persoalan yang digambarkan Hugo, pembebasan pada pulau yang kita cintai, tentu tidak melulu pada metode jalan-jalan sunyi kontra style ala  Alceste.
Memilih menjadi seperti Alceste yang harus melarikan diri dari dunia dan tidak berani menatap realitas obyektif yang ada atau malah pasrah pada keadaan sebagaimana seorang pastor, tokoh sandiwara Hendrik Ibsen, yang pernah dengan putus asa berteriak ke arah langit, “ jika tidak dengan kemauan, bagaimana manusia bisa ditebus?

Begitulah, saya memandang bahwa carut marut situasi ekonomi, politik, hukum, sosial, dan budaya nasional yang berbanding lurus dengan mahal serta langkanya akses terhadap pendidikan dan kesehatan di Negara ini, sebagai akibat dari privatisasi dan komersialisasi industri-industri nasional kita ke tangan imperialis; bukanlah persoalan ecek-ecek yang bisa diselesaikan dengan sekedar menjentikkan jari atau semudah membalikan telapak tangan.

Pertanyaannya; apa problem pokok masyarakat Indonesia saat ini? Marilah kita mendiskusikannya!

Tentang Pertanyaan; Mengapa Ayam Menyebrang Jalan?

Guru TK: Supaya sampai ke ujung jalan.

FBI: Beri saya lima menit dengan ayam itu, saya akan tahu kenapa.

Aristoteles: Karena merupakan sifat alami dari ayam.

Martin Luther King, Jr.: Saya memimpikan suatu dunia yang membebaskan semua ayam menyeberang jalan tanpa mempertanyakan kenapa.

Plato: Untuk mencari kebaikan yang lebih baik.

Pope: Hanya Tuhan yang tahu.

Kapten James T. Kirk: Karena dia ingin pergi ke tempat yang belum pernah ia datangi.

Freud: Fakta bahwa kalian semua begitu peduli pada alasan ayam itu menyeberang, menunjukkan ketidaknyamanan seksual kalian yang tersembunyi.

George W Bush: Kami tidak peduli kenapa ayam itu menyeberang! Kami cuma ingin tahu apakah ayam itu ada di pihak kami atau tidak, apa dia bersama kami atau melawan kami. Tidak ada pihak tengah di sini!

Machiavelli: Poin pentingnya adalah ayam menyeberang jalan! Siapa yang peduli kenapa! Akhir dari penyeberangan akan menentukan motivasi ayam itu.

Mugabe: Setelah sekian lama jalan dikuasai petani kulit putih, ayam miskin yang tertindas telah menanti terlalu lama agar jalan itu diberikan kepadanya dan sekarang dia menyeberanginya dengan dorongan ayam-ayam veteran perang. Kami bertekad mengambil alih jalan tersebut dan memberikannya pada ayam, sehingga dia bisa menyeberanginya tanpa ketakutan yang diberikan oleh pemerintahan

Darwin: Ayam telah melalui periode waktu yang luar biasa, telah melalui seleksi alam dengan cara tertentu dan secara alami tereliminasi dengan menyeberang jalan.

Einstein: Apakah ayam itu menyeberang jalan atau jalan yang bergerak di bawah ayam itu, itu semua tergantung pada sudut pandang kita sendiri.

Darwis Triadi: Karena di seberang jalan, angle dan lightingnya lebih bagus.

Nelson Mandela: Tidak akan pernah lagi ayam ditanyai kenapa menyeberang jalan! Dia adalah panutan yang akan saya bela sampai mati!

Thabo Mbeki: Kita harus mencari tahu apakah memang benar ada kolerasi antara ayam dan jalan.

Isaac Newton: Semua ayam di bumi ini kan menyeberang jalan secara tegak lurus dalam garis lurus yang tidak terbatas dalam kecepatan yang seragam,terkecuali jika ayam berhenti karena ada reaksi yang tidak seimbang dari arah berlawanan.

Fox Mulder: Apakah yang kamu lihat itu benar2 ayam yang menyebrang jalan?

Miyabi: Ooohh... Aahhh... Yeeahh... Mmmhhh...

Programmer J2EE: Tidak semua ayam dapat menyeberang jalan, maka dari itu perlu adanya interface untuk ayam yaitu nyeberang able, ayam-ayam yang ingin atau bisa menyeberang diharuskan untuk mengimplementasikannya, jadi di sini sudah jelas terlihat bahwa antara ayam dengan jalan sudah loosely coupled.

Sutiyoso: Itu ayam pasti ingin naik busway.

Soeharto: Ayam-ayam mana yang ndak nyebrang, tak gebuk semua!Kalo perlu ya dikebumiken saja.

Habibie: Ayam menyeberang dikarenakan ada daya tarik gravitasi, dimana terjadi percepatan yang mengakibatkan sang ayam mengikuti rotasi dan berpindah ke seberang jalan.


Lt. Scotty (USS enterprise): Soalnya sinyal buat beam up nggak nyampe situ, jadi dia mesti nyeberang jalan supaya dapet sinyal.

Shakespeare: To die. in the rain. alone!

Nia Dinata: Pasti mau casting '30 Hari Mencari Ayam' ya?

Desi Ratnasari: No comment!

Ahmad Dhani: Asal ayam itu mau poligami, saya rasa gak ada masalah mau nyebrang kemana juga...

Cinta Laura: Ayam nyebrang jhalaan..? Karena gak ada owject...biecheeck. ...

Julia Perez:  Memangnya kenapa kalo ayam itu menyeberang jalan? Karena sang jantan ada di sana! Daripada sang betina sendirian di seberang sini, yaaahhhh dia kesanalaahh...Cape khan pake alat bantu terus?

Roy Marten: Ayam itu khan hanya binatang biasa, pasti bisa khilaf..(sambil sesenggukan) .

Butet Kartaredjasa: Lha ya jelas untuk menghindari grebekan kamtib to?

Megawati: Ayamnya pasti ayam wong cilik. Dia jalan kaki toh?

Harmoko: Berdasarkan petunjuk presiden.

Gus Dur : Kenapa ayam nyebrang jalan? Ngapain dipikirin? Gitu aja kok repot!"

Flasher: Karena pada keyframe tersebut terdapat actionscript yang bertuliskan perintah 'GoTo And Run' ...

LB Moerdani: Selidiki! Apakah ada unsur subversif?

Robert Langdon: Kemungkinan ada konspirasi antara ayam dengan penguasa saat ini. Kita akan pantau jejak ayam di jalan sampai menemukan simbol-simbol yang bisa jadi titik terang

Bill Gates: Tidak hanya akan ada satu ayam yang menyebrang jalan, akan ada ayam-ayam menyebrang di seluruh jalan di dunia karena kemudahan jalan untuk bisa disebrangi ayam dengan jalan versi 3000!

Putri Diana: Ayam yang mana di jalan mana? Yang jelas jalanan di seluruh dunia harus dibersihkan dari ranjau darat.

Jose Mourinho: Ayam itu akan menunggu bola di seberang jalan. Hadang dia dengan dua bek, agar kesulitan untuk menerima umpan.

Jason Bourne: Apa? ayam itu menyebrang jalan? Sudah kuperintahkan untuk menunggu sampai aku kembali, karena bahaya sedang mendekat.


Aa Gym: Biarkan ayam itu menyebrang jalan, jangan kita gunjingkan. Karena menggunjing itu dosa. Jagalah hati.

Thomas Alva Edison: Ayam itu mempunyai keinginan yang kuat untuk sampai ke seberang jalan. Karena untuk menyebrang jalan hanya 1% dibutuhkan bakat, 99% kerja keras.


John F. Kennedy: Jangan tanyakan apa yang ayam itu lakukan, tapi tanyakan apa yang bisa kita lakukan untuk ayam itu.


Warren Buffet: Karena trend pasar sekarang sedang bullish, maka ayam itu menyebrang. Tunggu saja sampai pasar sedang bearish, pasti ayam itu kembali lagi.

Galileo Galilei: Kecepatan pergerakan ayam ketika menyebrang, tidak bergantung pada berat ayam itu. Semua ayam dengan berat yang berbeda pasti mempunyai kecepatan yang sama ketika menyebrang.

Customer Service: Selamat pagi, ayam itu pasti ingin ke ATM terdekat. Terima kasih, selamat pagi.

Amrozi: Kuakui ayam itu memang menyebrang jalan. Tapi itu dia lakukan untuk kebaikan umat manusia di bumi. Jangan salahkan dia.
Pace-Mace Papua:
Karena ini wilayahnya Cendrawasih.

Saddam Hussein: Tidak ada yang namanya ayam menyebrang jalan di negara saya. Tapi jika anda akan datang untuk membuktikannya, saya tidak akan mengizinkan.

Kolonel Sanders: Apa!!! Ada satu ayam yang lolos???

Rhoma Irama: Yaakh....kharenha bheghithulakh adhanyakh.

Dosen: Mudah-mudahan bukan ayam kampus! 

Stephen Hawking: Ayam itu barangkali mengira di seberang jalan ada Black Hole yang bisa tembus ke dunia lain.

Soekarno: Ia sedang mencari identitas kebangsaannya!

Aburizal Bakrie: Pasti Ayam Ngungsi Dari Lapindo

SBY: Ia kurang pengertian dengan kebijakan saya, Dengan ketenangan, kita harus hati-hati, jangan sampai masalah ini menjadi fitnah yang sangat keji dan pembunuhan karakter ayam, dalam hal ini merupakan kampanye hitamyang merugikan ayam. Saya hanya bisa prihatin pada ayam.

JK: Ia takut diperdagangkan.

Menteri Kesehatan: Pasti mengidap flu burung
 
Cassanova: Dari seberang jalan, ayam memang terlihat lebih sexy.

Deddy Corbuzier: Saya sudah prediksi ayam itu akan menyeberang.

Roy Suryo: Ini rekayasa, kalau saya teliti dari metadata ayam tersebut bahwa ayam itu telah mengalami modifikasi sedemikian rupa sehingga jadilah dalam tanda kutep ayam yang sempurna. Jadi bahwa ayam ini adalah rekayasa adalah bhenar bahwa 100% ini adalah rekayasa.

VOC:  Kalau jantan dan dari Timur, itu Hassanudin namanya. Ajak dia berunding, lalu tangkap dia.

Barack Obama: The Chicken We Believe in! Chicken, Yes We Can !!

Munarman: Ayam itu menyeberang ke Ahmadiyah???? Hajar!!!!!!!!!!!!!!

Sun Tzu:  Know the chicken, know the road, and you can cross every road.

Nobita: Karena tidak punya "pintu ke mana saja" dan "baling-baling bambu".

Caleg: Kalau saya terpilih nanti, saya akan memperjuangkan hak-hak ayam untuk bisa menyebrang dengan selamat. Maka cobloslah, eh salah..., contrenglah saya di pemilu nanti.

Environmentalist: Itu karena lingkungan habitat asli ayam-ayam itu telah dirusak oleh pihak-pihak korporasi yg mengeksploitasi sumber daya alam dengan tidak bertanggungjawab! Maka ayam-ayam itu terpaksa harus menyebrang jalan untuk mencari tempat tinggal baru.Kami menuntut agar perusakan terhadap alam dan penganiayaan terhadap spesies langka ini dihentikan! Be vegan!

Feminist: Karena ayam BETINA itu diperlakukan dengan tidak baik oleh ayam JANTAN. Pasti ada masalah kekerasan dalam rumah tangga, atau poligami, atau masalah diskriminasi terhadap BETINA yg lain. Maka Ayam BETINA itu menyebrang jalan untuk mencari kehidupan yang lebih baik.

Tukul Arwana: Silen Plis, kita coba dengerin dulu dia mau ngomong apa. Ehm, Mas / Mbak Ayam Arwana, kenapa sih, kamu kok menyeberang jalan ?

Pejabat Korup: Ndak ada itu. Siapa yang bilang ayam itu menyebrang jalan. Harus dibuktikan dulu dong, jangan asal bicara.

Kamtib Dispol pp: Pasti dia denger bocoran kalo gw ma temen2 mo grebeg tempat mangkalnya, jadi dia keburu kabur nyebrang jalan.

Che Guevara: Tak ada yang bermartabat dari seekor ayam, kecuali dua hal: bekerja untuk melawan penindasan dan melatih dirinya untuk selalu menyeberang jalan!

Rianti Cartwright: God job ayam,- i like it!

Karl Marx: Sejarah kehidupan ayam, adalah sejarah perjuangan ayam menyeberang jalan.

EM-Uh-Ih: Fatwa haram ayam menyeberang jalan! 

Infotainment: Jangan-jangan itu ayamnya Osama.

Dante Che: Itu urusan ayam dengan keluarganya. Bukan urusanku!

The Art Of War

36 ayat dalam kitab Seni berperang Sun Tzu :

1. Perdaya Langit untuk melewati Samudera. Bergerak di kegelapan dan bayang-bayang, menggunakan tempat-tempat tersembunyi, atau bersembunyi di belakang layar hanya akan menarik kecurigaan. Untuk memperlemah pertahanan musuh anda harus bertindak di tempat terbuka menyembunyikan maksud tersembunyi anda dengan aktiviti biasa sehari-hari.

2. Kepung Wei untuk menyelamatkan Zhao. Ketika musuh terlalu kuat untuk diserang, seranglah sesuatu yang berharga yang dimilikinya. Ketahui bahwa musuh tidak selalu kuat di semua hal. Entah dimana, pasti ada celah di antara senjatanya, kelemahan pasti dapat diserang. Dengan kata lain, anda dapat menyerang sesuatu yang berhubungan atau dianggap berharga oleh musuh untuk melemahkannya secara psikologis.

3. Pinjam tangan seseorang untuk membunuh. (Bunuh dengan pisau pinjaman.) Serang dengan menggunakan kekuatan pihak lain (kerana kekuatan yang minima atau tidak ingin menggunakan kekuatan sendiri). Perdaya sekutu untuk menyerang musuh, sogok pegawai musuh untuk menjadi pengkhianat, atau gunakan kekuatan musuh untuk melawan dirinya sendiri.

4. Buat musuh kelelahan sambil menghemat tenaga. Adalah sebuah keuntungan, merencanakan waktu dan tempat pertempuran. Dengan cara ini, anda akan tahu kapan dan di mana pertempuran akan berlangsung, sementara musuh anda tidak. Dorong musuh anda untuk menggunakan tenaga secara sia-sia sambil anda mengumpulkan/menghemat tenaga. Saat ia lelah dan bingung, anda dapat menyerangnya.

5. Gunakan kesempatan saat terjadi kebakaran untuk merampok lainnya. (Merompak sebuah rumah yang terbakar.) Saat sebuah negara mengalami konflik internal, ketika terjangkit penyakit dan kelaparan, ketika korupsi dan kejahatan merajalela, maka ia tidak akan bisa menghadapi ancaman dari luar. Inilah waktunya untuk menyerang.

6. Berpura-pura menyerang dari timur dan menyeranglah dari barat. Pada tiap pertempuran, elemen dari sebuah kejutan dapat menghasilkan keuntungan ganda. Bahkan ketika berhadapan langsung dengan musuh, kejutan masih dapat digunakan dengan melakukan penyerangan saat mereka lengah. Untuk melakukannya, anda harus membuat perkiraan akan apa yang ada dalam benak musuh melalui sebuah tipu daya.

7. Buatlah sesuatu untuk hal kosong. Anda menggunakan tipu daya yang sama dua kali. Setelah beraksi terhadap tipuan pertama dan – biasanya- kedua, musuh akan ragu-ragu untuk bereaksi pada tipuan yang ketiga. Lantarannya, tipuan ketiga adalah serangan sebenarnya untuk menangkap musuh saat pertahanannya lemah.

8. Secara rahasia pergunakan lintasan Chen Chang. (Perbaiki jalan utama untuk mengambil jalan lain.)contoh: invasi Sekutu di Normandia dan muslihat Pas de Calais. Serang musuh dengan dua kekuatan konvergen. Yang pertama adalah serangan langsung, sesuatu yang sangat jelas dan membuat musuh mempersiapkan pertahanannya. Yang kedua secara tidak langsung, sebuah serangan yang menakutkan, musuh tidak mengira dan membagi kekuatannya sehingga pada saat-saat terakhir mengalami kebingungan dan kemalangan.

9. Pantau api yang terbakar sepanjang sungai. Tunda untuk memasuki wilayah pertempuran sampai seluruh pihak yang bertikai mengalami kelelahan akibat pertempuran yang terjadi antara mereka. Kemudian serang dengan kekuatan penuh dan habiskan.

10. Pisau tersarung dalam senyum. Puji dan jilat musuh anda. Ketika anda mendapat kepercayaan darinya, anda bergerak melawannya secara rahsia.

11. Pohon kecil berkorban untuk pohon besar. (Mengorbankan perak untuk mempertahankan emas.) Ada suatu keadaan dimana anda harus mengorbankan tujuan jangka pendek untuk mendapatkan tujuan jangka panjang. Ini adalah strategi kambing hitam dimana seseorang akan dikorbankan untuk menyelamatkan yang lain.

12. Mencuri kambing sepanjang perjalanan (Ambil kesempatan untuk mencuri kambing.) Sementara tetap berpegang pada rencana, anda harus cukup fleksibel untuk mengambil keuntungan dari tiap kesempatan yang ada sekecil apapun.

13. Kagetkan ular dengan memukul rumput di sekitarnya. Ketika anda tidak mengetahui rencana lawan secara jelas, serang dan pelajari reaksi lawan. Perilakunya akan membongkar strateginya.

14. Pinjam mayat orang lain untuk menghidupkan kembali jiwanya. (Menghidupkan kembali orang mati.) Ambil sebuah lembaga, teknologi, atau satu cara yang telah dilupakan atau tidak digunakan lagi dan gunakan untuk kepentingan diri sendiri. Hidupkan kembali sesuatu dari masa lalu dengan memberinya tujuan baru atau terjemahkan kembali, dan bawa ide-ide lama, kebiasaan, dan tradisi ke kehidupan sehari-hari.

15. Permainkan harimau untuk meninggalkan sarangnya. Jangan pernah menyerang secara langsung musuh yang memiliki keunggulan akibat posisinya yang baik. Permainkan mereka untuk meninggalkan sarangnya sehingga mereka akan terjauh dari sumber kekuatannya.

16. Pada saat menangkap, lepaslah satu orang. Mangsa yang tersudut biasanya akan menyerang secara membabi buta. Untuk mencegah hal ini, biarkan musuh percaya bahwa masih ada kesempatan untuk bebas. Hasrat mereka untuk menyerang akan teredam dengan keinginan untuk melarikan diri. Ketika pada akhirnya kebebasan yang mereka inginkan tersebut tak terbukti, moral musuh akan jatuh dan mereka akan menyerah tanpa perlawanan.

17. Melempar Batu Bata untuk mendapatkan Giok. Persiapkan sebuah jebakan dan perdaya musuh anda dengan umpan. Dalam perang, umpan adalah ilusi atas sebuah kesempatan untuk memperoleh hasil.Dalam keseharian, umpan adalah ilusi atas kekayaan, kekuasaan, dan sex.

18. Kalahkan musuh dengan menangkap pemimpinnya. Jika tentara musuh kuat tetapi dipimpin oleh komandan yang mengandalkan uang dan ancaman, maka ambil pemimpinnya. Jika komandan mati atau tertangkap maka sisa pasukannya akan terpecah belah atau akan lari ke pihak anda. Akan tetapi jika pasukan terikat atas sebuah kepercayaan terhadap pimpinannya, maka berhati-hatilah, pasukan akan dapat melanjutkan perlawanan dengan motivasi balas dendam.

19. Jauhkan kayu bakar dari tungku masak. (Lepaskan pegangan kayu dari kapaknya.) Ketika berhadapan dengan musuh yang sangat kuat untuk menghadapinya secara langsung anda harus melemahkannya dengan meruntuhkan dasarnya dan menyerang sumberdayanya.

20. Memancing di air keruh. Sebelum menghadapi pasukan musuh, buatlah sebuah kekacauan untuk memperlemah persepsi dan pertimbangan mereka. Buatlah sesuatu yang tidak biasa, aneh, dan tak terpikirkan sehingga menimbulkan kecurigaan musuh dan mengacaukan pikirannya. Musuh yang bingung akan lebih mudah untuk diserang.

21. Lepaskan kulit serangga. (Penampakan yang salah menipu musuh.) Ketika anda dalam keadaan tersudut, dan anda hanya memiliki kesempatan untuk melarikan diri dan harus menyatukan kelompok, buatlah sebuah ilusi. Sementara perhatian musuh terfokus atas muslihat yang anda lakukan, pindahkan pasukan anda secara rahasia di belakang muka anda yang terlihat.

22. Tutup pintu untuk menangkap pencuri. Jika anda memiliki kesempatan untuk menangkap seluruh musuh maka lakukanlah, sehingga dengan demikian pertempuran akan segera berakhir. Membiarkan musuh untuk lepas akan menanam bibit dari konflik baru. Akan tetapi jika mereka berhasil melarikan diri, berhati-hatilah dalam melakukan pengejaran.

23. Berteman dengan negara jauh dan serang negara tetangga. Jamak diketahui bahwa negara yang berbatasan satu sama lain menjadi musuh sementara negara yang terpisah jauh merupakan sekutu yang baik. Ketika anda adalah yang terkuat di sebuah wilayah, ancaman terbesar adalah dari terkuat kedua di wilayah tersebut, bukan dari yang terkuat di wilayah lain.

24. Cari lintasan aman untuk menjajah Kerajaan Guo. Pinjam sumberdaya sekutu untuk menyerang musuh bersama. Sesudah musuh dikalahkan, gunakan sumberdaya tersebut untuk menempatkan sekutu anda pada posisi pertama –untuk diserang-.

25. Gantikan balok dengan kayu jelek. Kacaukan formasi musuh, ganggu metod operasinya, ubah aturan-aturan yang digunakannya, buatlah satu hal yang berlawanan dengan latihan standardnya. Dengan cara ini anda telah meruntuhkan tiang-tiang pendukung yang diperlukan oleh musuh dalam membangun pasukan yang efektif.

26. Lihat pada pohon marlberi dan ganggu ulatnya. Untuk mendisiplinkan, mengawal, dan mengingatkan suatu pihak yang status atau posisinya di luar konfrontasi langsung; gunakan analogi atau sindiran. Tanpa langsung menyebut nama, pihak yang tertuduh tidak akan dapat memukul balik tanpa keberpihakan yang jelas.

27. Pura-pura menjadi seekor babi untuk memakan harimau. (Bergaya bodoh.) Sembunyi di balik topeng ketololan, mabuk, atau gila untuk menciptakan kebingungan atas tujuan dan motivasi anda. Tipu lawan anda ke dalam sikap meremehkan kemampuan anda sampai pada akhirnya terlalu yakin akan diri sendiri sehingga menurunkan level pertahanannya. Pada situasi ini anda dapat menyerangnya.

28. Jauhkan tangga ketika musuh telah sampai di atas (Seberangi sungai dan hancurkan jembatan.) Dengan umpan dan tipu muslihat mengacah musuh anda ke dalam daerah berbahaya. Kemudian putus jalur komunikasi dan jalan untuk melarikan diri. Untuk menyelamatkan dirinya, dia harus bertarung dengan kekuatan anda dan sekaligus elemen alam.

29. Hias pohon dengan bunga palsu. Menempelkan kembang sutera di atas pohon memberikan sebuah ilusi bahwa pohon tersebut sehat. Dengan menggunakan muslihat dan penyamaran akan membuat sesuatu yang tak berarti tampak berharga; tak mengancam kelihatan berbahaya; bukan apa-apa kelihatan berguna.

30. Buat tuan rumah dan tamu bertukar tempat. Kalahkan musuh dari dalam dengan menyusup ke dalam benteng lawan di bawah muslihat kerjasama, penyerahan diri, atau perjanjian damai. Dengan cara ini anda akan menemukan kelemahan dan kemudian saat pasukan musuh sedang beristirahat, serang secara langsung ke jantung pertahanannya.

31. Jebakan indah. (jebakan bujuk rayu, gunakan seorang perempuan untuk menjebak seorang laki-laki.) Kirim musuh anda perempuan-perempuan cantik yang akan menyebabkan perselisihan di basis pertahanannya. Strategi ini dapat bekerja pada tiga tingkatan. Pertama, penguasa akan terpesona oleh kecantikannya sehingga akan melalaikan tugasnya dan tingkat kewaspadaannya akan menurun. Kedua, para laki-laki akan menunjukkan sikap agresifnya yang akan menyulut perselisihan kecil di antara mereka, menyebabkan lemahnya kerjasama dan jatuhnya semangat. Ketiga, para perempuan akan termotivasi oleh rasa cemburu dan iri, sehingga akan membuat intrik yang pada gilirannya akan semakin memperburuk situasi.

32. Kosongkan benteng. (Perangkap psikologis, benteng yang kosong akan membuat musuh berpikir bahwa benteng tersebut penuh dengan perangkap.) Ketika musuh kuat dalam segi jumlah dan situasinya tidak menuntungkan bagi diri anda, maka tanggalkan seluruh muslihat militer dan bertindaklah seperti biasa. Jika musuh tidak mengetahui secara pasti situasi anda, tindakan yang tidak biasanya ini akan meningkatkan kewaspadaan. Dengan sebuah keberuntungan, musuh akan mengendorkan serangan.

33. Biarkan mata-mata musuh menyebarkan konflik di wilayah pertahanannya. (Gunakan mata-mata musuh untuk menyebarkan informasi palsu.) Perlemah kemampuan tempur musuh anda dengan secara diam-diam membuat konflik antara musuh dan teman, sekutu, penasihat, komandan, prajurit, dan rakyatnya. Sementara ia sibuk untuk menyelesaikan konflik internalnya, kemampuan tempur dan bertahannya akan melemah.

34. Lukai diri sendiri untuk mendapatkan kepercayaan musuh. (Masuk pada jebakan; jadilah umpan.) Berpura-pura terluka akan mengakibatkan dua kemungkinan. Kemungkinan pertama, musuh akan bersantai sejenak oleh karena dia tidak melihat anda sebagai sebuah ancaman serius. Yang kedua adalah jalan untuk menjilat musuh anda dengan berpura-pura luka oleh sebab musuh merasa aman.

35. Ikat seluruh kapal musuh secara bersamaan (Jangan pernah bergantung pada satu strategi.) Dalam hal-hal penting, seseorang harus menggunakan beberapa strategi yang dijalankan secara simultan. Tetap berpegang pada rencana berbeza-beza yang dijalankan pada sebuah skema besar; dengan cara ini, jika satu strategi gagal, anda masih memiliki beberapa strategi untuk tetap maju.

36. Selain dari semua hal di atas, salah satu yang paling dikenal adalah strategi ke 36: lari untuk bertempur di lain waktu. Hal ini diabadikan dalam bentuk peribahasa Cina:“Jika seluruhnya gagal, mundur” – Jika keadaannya jelas bahwa seluruh rencana aksi anda akan mengalami kegagalan, mundurlah dan persatukan pasukan. Ketika pihak anda mengalami kekalahan hanya ada tiga pilihan: menyerah, kompromi, atau melarikan diri. Menyerah adalah kekalahan total, kompromi adalah setengah kalah, tapi melarikan diri bukanlah sebuah kekalahan. Selama anda tidak kalah, anda masih memiliki sebuah kesempatan untuk menang!